Kali ini Mimin mau berbagi informasi nih, kebetulan pas kemarin kan Mimin punya masalah tuh, ban mobil Mimin kempes, pes, sampai kempes banget. Alhasil kan harus ganti ban sendiri, untung saja ban serepnya masih ready dan layak pakai.
Ban serep yang bawaan pabrikan sejak 5 tahun lalu ternyata masih bisa dipakai lho, masih baik kondisinya, ya karena memang gak pernah dipakai sejak baru.
Apa sih tips yang mau dibagikan?
Sesuai judul di atas, jadi ban serep yang misalnya mau kamu simpan lama dibagasi, janganlah diisi dengan angin berjenis nitrogen. Isi saja dengan angin biasa.
Lalu kenapa tidak boleh diisi nitrogen, bukannya nitrogen itu baik ya untuk diisikan diban dan digunakan sehari-hari.
Iya betul, nitrogen bagus diisikan pada ban jika digunakan sehari-hari, artinya ban digunakan untuk perjalanan terus menerus. Utamanya misalkan mau dibawa perjalanan mudik panjang, dimana ban akan nempel aspal dalam waktu lama, terutama pas jalur perjalanan siang hari, itu baik untuk ban.
Sifat nitrogen itu dingin, sehingga ketika ban digunakan pada suhu panas, udara nitrogen ini akan membuat suhu ban tetap stabil.
Namun apabila ban ini jarang dipakai, apalagi disimpan dalam waktu yang lama sebagai ban serep, sifat dingin dari udara nitrogen justru akan membuat ban jadi getas, kualitas karet akan menjadi mudah retak², karet ban jadi mengering alhasil ban jadi gak bisa bertahan lama.
Ini sekaligus menjawab pertanyaan yang gak ditanya. Why, ban serep yang disimpan lama di bagasi masih dalam kondisi baik karetnya, itu karena dia diisi dengan angin biasa. Coba kalau diisi dengan nitrogen, pasti kondisi karetnya tidak sebagus itu.
Nah itulah yang harus kalian perhatikan, kenapa ban serep jangan sekali-kali diisi angin nitrogen apabila statusnya serep dan tidak akan terpakai dalam waktu yang lama.
Sedikit saran sih ya, angin nitrogen ada baiknya dipakai ketika mobil anda dipakai ketika perjalanan jauh dimana dalam waktu yang intens dipakai berkendara di jalur yang panas, misalnya siang hari, dengan kecepatan konstan (tinggi).
Tapi apabila sehari-hari mobil anda dipakai jarang, lebih banyak terparkir, dipakai iya dipakai, tapi hanya beberapa waktu, parkir, jalan, lalu parkir lagi, disarankan menggunakan angin biasa saja.
Ini melihat pengalaman sejauh ini, ban yang saya gunakan diisi dengan angin nitrogen rutin, belakangan sejak itu ban saya nampak getas, ya mulai retak², dan sobek ban bocor saya itu diduga ya karena itu juga. Karena pemakaian mobil saya tak seintensif itu, kemudian saya tinggal di daerah dengan tingkat RH tinggi, lembab, basah dan dingin, alhasil ditambah sifat angin nitrogen yang dingin, umur karet ban jadi lebih cepat aus.
Ini sih hanya saran saja berdasarkan pemakaian saya selama ini. Sejak mengetahui ini saya jadi paham kenapa ban yang saya pakai koq jadi retak², memang juga umur ban saya ini sudah mau mencapai 5 tahun pemakaian, jadi bisa dikatakan wajar jika ada keretakan karena kualitas karet akan menurun seiring berjalannya waktu.
Baiklah segitu saja sharing tips yang bisa saya bagikan, ingat dan pahami itu bahwa sifat angin nitrogen salah satunya adalah dingin, dan itu gak terlalu baik untuk ban yang jarang dipakai.
Sampai jumpa pada catatan informasi penting lainnya, yang bermanfaat buat nambah pengetahuan kalian, sampai jumpa lagi. -SSDK
0 Komentar
Tinggalkanlah pesan, maka saya akan cari anda sambil saya berselancar di dunia ini ...