Mengenal Yakult Minuman Probiotik Asal Jepang

Siapa yang tidak kenal minuman kesehatan satu ini, Yakult. Sebuah minuman yang punya slogan 'bakteri baik'. Hmm, masa bakteri dijual. Aneh-aneh saja kalau dipikir.

Mengenai hal ini saya ada cerita lucu, ya masih ada hubungannya dengan bakteri dan Yakult nih. Mudah-mudahan belum pernah dengar atau belum pernah baca ya.

Yakult | source: womantalk

Ceritanya ada seseorang, dia baru pulang dari warung kelontong. Dia membeli dua botol Yakult. Koq gak tanya sih. Iya deh nanya. Lho, kenapa beli dua? Kalau kata iklannya bilang, "Saya minum dua!" Kalau minum satu kan aneh. #nextgaring

Nah pas mau minum, karena tahu minuman fermentasi susu, supaya merata, jadi dikocoklah botol kecil ini sebelum diminum. Saat sedang mengocok. Ups, menshake saja deh bahasanya. Istilah "mengocok" terlalu berkonotasi negatif buat saya. Temannya bilang, "Woi, jangan dikocok gitu, bisa berbahaya!" Lha, dikocok lagi, kalau muncrat bagaimana!

"Kenapa memangnya?"

Si temannya tadi langsung menjelaskan. "Gini lho 'bambang', yang mau lu minum itu bakteri baik, lha ya koq mau lu kocok, nanti itu bakteri jadi bakteri jahat bagaimana? Ingat lho, bakteri jahat itu adalah bakteri baik yang tersakiti!"

Baiklah, mari kita tinggalkan cerita absurd di atas. Sebuah cerita yang diambil dari banyak meme aneh di sosial media.



Mari kita cari tahu tentang minuman Yakult ini. Yakult ini merupakan minuman kesehatan hasil eksperimen dari seseorang yang bernama Minoru Shirota. Iya benar, dia adalah orang Jepang. Yakult itu aslinya dari Jepang.

Minoru Shirota Penemu Yakult | source: Yakult Indonesia

Dr. Minoru Shirota (23 April 1899 - 10 Maret 1982/ 82 tahun) berasal dari Kyoto. Dia merupakan ahli mikrobiologi lulusan Kyoto Imperial University, Jepang. Diawali dari penelitian tentang bakteri tahun 1921.

Pada masa itu Jepang dilanda penyakit yang berhubungan dengan pencernaan, yang disebabkan kekurangan nutrisi, kebersihan yang diabaikan akibat kondisi ekonomi Jepang saat itu sedang tidak baik. Banyak orang tidak punya sulit mengakses fasilitas kesehatan. Banyak sekali yang harus dirawat di rumah sakit. Shirota berpikir bagaimana caranya mencegah supaya tidak sakit. Dengan keilmuan yang dimiliki Shirota meneliti banyak hal tentang bakteri. Shirota kemudian mengisolir 300 jenis bakteri sejak tahun 1930 - 1935, dengan tujuan mencari jenis bakteri yang sesuai untuk membantu memulihkan sistem pencernaan manusia.

Hingga akhirnya Shirota menemukan bakteri yang diberi nama Lactobacillus casei shirota strain. Tahun 1930 bakteri ini berhasil dikembangbiakan. Tahun 1935 penelitian ini dikembangkan lebih lanjut untuk dikenalkan.

Lactobacillus casei shirota strain | source: Yakult Europe BV

Yakult berasal dari kata "jahurto", yang merupakan bahasa Esperanto untuk "yoghurt". Yakult sendiri ditemukan oleh Shirota tahun 1930. Pada tahun 1935 dia mendirikan perusahaan Yakult Honsha Co., Ltd. Perusahaan inilah yang akan digunakan untuk memproduksi minuman kesehatan, dari hasil pengembagan penelitian Doktor Minoru Shirota.

Tahun 1967, Shirota membawa penelitian ini di Yakult Central Institut di Tokyo, Jepang. Untuk mengembangkan penelitian lanjutan mengenai bakteri baik ini. Di institut ini pun dilakukan banyak penelitian seperti: penelitian dan pengembangan produk makanan, kosmetik, farmasi; penelitian tentang bakteri usus, pemberdayaan bahan-bahan bioaktif, bioteknologi, hingga tes keamanan untuk produk dan bahan baku.

Hingga saat ini, Yakult telah mendunia, pabriknya ada dibeberapa belahan dunia seperti Asia, Australia, Amerika Latin, dan Eropa. Meski pabrik Yakult sudah tersebar dimana-mana, namun untuk sumber bakteri baik masih diimpor dari pusatnya di Jepang.

Yakult yang kita kenal saat ini merupakan minuman probiotik mirip yoghurt, yang dibuat dari fermentasi susu skim dan gula, serta bakteri baik Lactobacillus casei shirota strain. Yakult dalam kemasan botol kecil itu didalamnya mengandung 6,5 miliar bakteri baik. Bahkan ada yang mengandung 40 miliar bakteri baik, dikemas dalam botol kemasan khusus, Yakult 400.


Pada mulanya minuman probiotik diciptakan sebagai obat. Namun, karena bentuknya obat selalu memberikan sensasi rasa yang tidak enak, pahit dll. Sangat berat ketika mengkonsumsi minuman yang baik untuk kesehatan tapi tidak enak.

Hingga akhirnya Shirota berhasil membuat minuman kesehatan dengan rasa yang lebih enak. Minuman hasil produksi perusahaannya ini dijual dengan harga terjangkau. Hingga akhirnya Yakult dikenal sebagai pelopor minuman probiotik.

Tidak mudah membuat Yakult bisa terkenal sampai saat ini. Ketika Shirota mencoba mengenalkan minuman yang aneh pada awalnya. Bayangkan saja, siapa yang mau meminum bakteri? Bakteri dikenal sebagai sesuatu yang tidak baik untuk kesehatan, namun kenapa harus dikonsumsi, ini sangat kontradiksi. Perlu banyak edukasi diawal pemasaran produk ini pastinya, terutama dari hasil publikasi penelitian.

Ilustrasi yakult lady | source: Google

Akhirnya dikumpulkanlah ibu rumah tangga untuk menjadi tenaga pemasaran Yakult. Ibu-ibu mempunyai karakter lebih ulet dan jauh lebih lues ketika berkomunikasi. Tapi sebelumnya diberikan edukasi tentang minuman Yakult ini, tenaga pemasaran ini dikenal dengan Yakult Lady. Cara ini dianggap sukses dan berhasil mengenalkan Yakult lebih luas, dibandingkan ketika Yakult menggunakan tenaga pemasaran profesional.


Yakult akhirnya tiba juga di Indonesia. Yakult masuk ke Indonesia tahun 1990 melalui PT Yakult Indonesia Persada, merupakan perusahaan patungan dengan PMA (Penanaman Modal Asing), antara PT Perkasa Simpati Persada (Indonesia) dan Yakult Honsha Co., Ltd. (Jepang). Perusahaan ini tidak saja memproduksi Yakult tapi juga mendistribusikannya.

Secara komersial Yakult baru diproduksi tahun 1991 di pabrik pertamanya di Pasar Rebo, Jakarta, lalu kemudian pabriknya dipindahkan ke Sukabumi.

Baru tahun 2001, PT Yakult Indonesia Persada menjadi PMA murni dengan modal dari Yakult Honsha Co., Ltd. dan Yakult Management Service Co., Ltd.

PT Yakult Indonesia Persada ini mempunyai pabrik di beberapa wilayah di Indonesia yang sudah menerapkan ISO 22000: 2018, yaitu:
+ Di Desa Pasawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat dengan luas 5 hektar.
+ Di Ngoro Industrial Park, Mojokerto, Jawa Timur dengan luas 5,25 hektar.


Sudah cukup paham kan sedikit mengenai minuman sehat dalam botol kecil yang sering kita temukan di warung kecil dan supermarket yang bernama Yakult ini, dari sejarah awal mulanya hingga kapan Yakult sampai di Indonesia. Dan kenapa Yakult familier dikenalkan oleh tenaga pemasar ibu-ibu.

Sudah tahu juga kan, didalam minuman Yakult itu isinya bakteri baik, jadi, jangan buat bakteri itu jadi jahat ya, bayangkan jika bakteri itu jadi jahat semua, bisa jadi medan kurusetra di perut kita nanti hehehe #intermesso

Ingin tahu secara sederhana, bisa tonton video di atas ini ya, dari Channel Hajar Win

Sebelum menutup catatan ini, ada tambahan sedikit tentang produk Yakult ini, kita simak di bawah ini ya:
Simpanlah Yakult pada suhu dibawah 10°C, kenapa? Pada kondisi tersebut bakteri baik Yakult tidak aktif. Jika bakteri Yakult aktif maka akan menurunkan kualitasnya. Bakteri Yakult diaktifkan ketika berada di tempat yang sesuai yaitu pencernaan manusia.
Yakult dibuat tanpa bahan pengawet.
Bakteri Yakult tidak dapat menetap di dalam usus, dia hanya tinggal sementara dan dikeluarkan setelah jangka waktu tertentu.
Yakult bisa diberikan kepada bayi berumur beberapa bulan, dengan mengencerkan.


Sekian dulu catatan saya ini tentang minuman kesehatan Yakult, minuman probiotik yang baik untuk kesehatan ususmu. "Cintai ususmu, minum Yakult tiap hari!". Ups, ini bukan promosi ya, ini hanya cara bagaimana kita mengetahui informasi tentang hal-hal yang ada di sekitar kita, supaya kita tahu, tahu lebih, lebih tahu.  SSDK


Sumber Informasi:
Yakult. Wikipedia | diakses 12 Juli 2020
Sejarah Yakult. yakult.co.id | diakses 12 Juli 2020
Sejarah Yakult. Terungkap | diakses 12 Juli 2020

Posting Komentar

3 Komentar

  1. Minum yakult itu menyegarkan, apalagi dingin. Walau hanya sedikit gelasnya, tapi menyegarkan...
    Saya minum dua 😘

    BalasHapus
  2. saya sekeluarga juga senang minum yakult, apalagi kalo kondisinya dingin seger banget, sampe ponakan ku ambil beberapa kali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, enak memang. Apa tidak mencret minum kebanyakan?
      Saya sehari maksimal minum dua ✌️

      Hapus

Tinggalkanlah pesan, maka saya akan cari anda sambil saya berselancar di dunia ini ...